Tanjungpinang Penghasil Sampah Hingga Ratusan Ton

16 Likes Comment

Tanjungpinang.info – Tempat Pembuangan Sampah (TPA) menerima hibah sampah harian hingga ratusan ton. Dalam sehari saja sekitar 90 ton sampah ditampung di TPA jalan Ganet kilometer 11 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Padahal menurut Suardi selaku pihak UPTD TPA Ganet, jumlah tersebut baru separuh dari total sampah yang masuk selama sehari penuh, selasa (23/7)

Saat ini pemerintah setempat telah menambah lahan 3,5 hektar untuk pembuangan sampah. Beberapa jenis sampah yang masuk diantaranya limbah ruah tangga, kayu bekas bangunan dan sampah alami.

Suardi menambahkan “Perlu adanya peran masyarakat untuk mengurangi jumlah produksi sampah yang masuk TPA, baik organik dan non organik. Kehadiran para pemulung juga sangat membantu dalam memilah sampah plastik hingga 200 kg dalam sehari.”

Tanjungpinang Penghasil Sampah Hingga Ratusan Ton

Dari catatan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) per Agustus 2018, Kota Tanjungpinang menghasilkan timbulan sampah berkisar 168 ton setiap harinya.

Dalam catatan itu pula menyebutkan hanya 83 ton yang ditampung di TPA. Dengan jumlah sampah timbunan yang tidak mampu dikelola berkisar 68 ton. Kata lain, dalam satu semester terakhir lebih dari setengah persentase sampah yang mampu diakomodir dan dikelola.

Opini Redaksi:

Perlu adanya Bank Sampah disetiap kecamatan, supaya lebih produktif mengurangi jumlah sampah yang disetor ke TPA. Solusi ini dapat memberi peluang usaha atau lapanga pekerjaan bagi mereka yang tidak memiliki kesempatan bekerja alias nganggur. Juga dapat menjadi peluang untuk menambah penghasilan disela-sela waktu pulang bekerja, khususnya bagi mereka yang masih kesulitan soal ekonomi.

(sumber kepripedia)

You might like

About the Author: Tanjungpinang.info

Mengulas seluk beluk kota tanjungpinang dari berbagai sumber. Informasi dikumpulkan secara singkat dari tim penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *