Sejarah Kota Batam

7 Likes Comment

Tanjungpinang.info – Batam adalah salah satu pulau bersejarah yang termasuk dalam gugusan pulau di Kepulauan Riau. Dewasa ini dikenal sebagai kawasan industri. Secara administrative Batam merupakan salah satu dari dua Kota di Kepulauan Riau selain kota Tanjungpinang.

Batam identik dengan barang-barang elektronik dengan harga yang miring karena sebagai pintu masuk produk luar negeri. Dengan kemegahan sekarang, banyak yang bertanya-tanya tentang sejarah silam kota ini. Apakah yang terjadi di Batam suatu ketika dulu?

pic ( instagram.com/wonderfulbatam )
pic ( instagram.com/wonderfulbatam )

Hampir semua daerah di Kepulauan Riau memiliki peran tersendiri dalam percaturan sejarah masa lampau, namun jika kita mempelajari serajah kerajaan Melayu maka sangat jarang menemukan kata Batam disebut. Artikel-artikel sejarah lebih sering menyebut Bintan, Lingga, Penyengat, serta Pulau Tujuh dan Karimun serba sedikit.

Tulisan-tulisan yang berkaitan dengan sejarah sangat jarang ditemukan. Untuk itu kami mencoba menuliskan sedikit tentang sejarah Batam yang kami dapat dari berbagai sumber.

Peran Batam di masa Kerajaan Melaka & Johor-Riau

Dikatakan pada saat Portugis telah berkuasa di kota Melaka. Para pejuang Melayu terus-menerus melakukan penyerangan terhadap kota Melaka untuk merebut kembali kota itu. Salah satu tempat bersembunyi bagi para pejuang tersebut adalah di Pulau Batam, karena Pulau ini dulunya dipenuhi pohon bakau (mangrove) disepanjang pantainya sehingga menjadi tempat yang cocok bagi para pejuang yang lebih mengenal kawasan tersebut untuk bersembunyi dari kejaran Portugis.

Menurut beberapa sumber dikatakan bahwa salah satu pejuang yang pernah menjadikan Batam sebagai markas gerilya-nya adalah “Hang Nadim” yang kini nama beliau diabadikan sebagai nama bandara di kota ini. Menurut cerita tersebut Hang Nadim beberapa kali melakukan penyerangan ke kota Melaka dan juga mencegat kapal-kapal Portugis yang melintas di perairan Riau.

Walaupun serangan beliau gagal merebut kembali kota Melaka dari tangan Portugis tetapi beliau berhasil mengurung Portugis untuk tidak bisa keluar ataupun menginvasi daerah lain disekitarnya. Hal ini setidaknya telah menyebabkan keberlangsungan kerajaan Melayu & juga kerajaan-kerajaan lain di Nusantara. Karena Portugis terpaksa hanya bertahan di Kota Melaka tanpa bisa memperluas daerah kekuasaannya.

Portugis merebut Melaka pada awal abad ke XVI masehi berarti dengan demikian sebenarnya sejak saat itu Batam telah memainkan perannya sebagai kawasan yang strategis (untuk melancarkan strategi perang). Walaupun pada saat itu penduduk tidak sebanyak penduduk Singapura dan Bintan. Karena kawasan seperti Singapura memang merupakan kawasan strategis pusat lalu lalang kapal-kapal dari berbagai negara sedangkan Bintan sendiri adalah pusat kerajaan Melayu paska jatuhnya kota Melaka. Jadi praktis, peran Batam adalah sebagai kawasan Gerilya ataupun kalau boleh dikatakan ‘basis militer rahasia”.

baca juga: Sejarah Kota Tanjungpinang

Hingga peralihan kekuasaan dari Portugis kepada Belanda-Inggris, kawasan perairan Batam-Rempang-Galang menjadi tempat berlangsungnya pertempuran laut. Biasanya para pejuang membajak kapal-kapal Belanda-Inggris disekitar perairan kawasan ini.

Karena banyaknya pulau-pulau kecil disekitar laut tersebut sangat menyulitkan pihak Belanda & Inggris untuk melakukan pengejaran. Yang jelas, tak sedikit kapal Belanda-Inggris yang berhasil ditenggelamkan oleh para gerilyawan kerajaan Johor-Riau-Lingga disekitar perairan Batam-Rempang-Galang.

Hal ini tercatat dalam lembar-lembar sejarah, beberapa kali Inggris-Belanda membujuk Sultan Johor-Riau-Lingga untuk bersama-sama melakukan penangkapan terhadap penyerang yang telah membajak kapal mereka. Inggris menyebut para penyerang itu sebagai Pirates (lanun/ bajak laut) tetapi bagi kita tentunya para penyerang itu adalah Pejuang yang tidak tertuliskan namanya di buku-buku sejarah.

Adapun sikap Sultan pada masa itu hanya berpura-pura menurut ajakan Inggris namun pada kenyataannya tidak demikian. Strategi ini dilakukan karena Inggris memberikan beberapa pucuk senapan untuk digunakan memerangi pirates tersebut padahal senjata itu nantinya digunakan untuk memerangi pihak Belanda-Inggris sendiri pada tahun-tahun selanjutnya.

Nama Batam

Menurut sumber yang kami dapatkan, asal mula kata Batam adalah “Batang” dikarenakan Pada masa dulu di lautan Batam banyak ditemui “pohon” ataupun “batang pohon” yang hanyut disekitar kawasan Batam & Singapura. Itulah sebabnya pulau ini dinamakan Batang, perubahan nama Batang menjadi Batam agaknya berangsur-angsur seiring pergantian waktu hanya saja tak dapat dipastikan kapan tepatnya nama Batang berubah menjadi Batam. Barangkali para pembaca ada yang tahu, silakan isi dikomentar.

You might like

About the Author: The Rock

Mengulas seluk beluk kota tanjungpinang dari berbagai sumber. Informasi dikumpulkan secara singkat dari tim penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *