Gedung Gonggong Museum Tanjungpinang

32 Likes Comment

Tanjungpinang.info – Masyarakat Tanjungpinang kini memiliki destinasi tempat wisata baru yang tidak kalah menarik dan indah untuk dikunjungi. Destinasi wisata baru tersebut adalah Museum Gonggong Tangjungpinang. Bangunan museum ini memiliki bentuk yang megah dan mewah dengan desain yang modern. Tentunya, dengan adanya museum Gonggong tersebut dapat menambah ketertarikan wisatawan untuk berkunjung ke Tanjungpinang.

Peresmian Museum Gonggong Tanjungpinang

Museum Gonggong dinobatkan sebagai icon wisata baru di kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Museum ini diresmikan pada acara puncak Festival Bahari Kepri (FKB) yaitu pada 28 Oktober 2016 oleh Menteri Pariwisata bapak Arif Yahya yang didampingi oleh Gubernur Kepulauan Riau bapak Nurdin Basirun dan Walikota Tanjungpinang bapak Lis Darmansyah.

Selain itu, Menteri Pariwisata RI Arif Yahya juga mengatakan bahwa Kepulauan Riau memiliki banyak potensi bahari yang bisa dikembangkan menjadi wisata bahari yang mengagumkan di Indonesia. Dengan begitu, Kepulauan Riau akan semakin dikenal oleh masyarakat luar baik domestik maupun mancanegara.

Kemeriahan lampu yang berwarna-warni dan perahu-perahu hias yang ada di perairan tepi laut Museum Gonggong semakin memukau mata para wisatawan yang menyaksikan peresmian museum ini. Terbukti dengan banyaknya masyarakat yang memadati area museum sejak sore hari hanya untuk menyaksikan peresmian museum Gonggong serta malam Puncak Festival Bahari Kepri dan Sail Karimata.

Selain dimeriahkan oleh pertunjukan lampu yang berwarna warni, peresmian Museum Gonggong ini juga dilengkapi dengan penampilan dari berbagai atraksi hiburan, seni tradisi dan budaya Melayu Kepulauan Riau.

Suasana semakin meriah ketika Walikota bersama Menteri Pariwisata RI dan Duta Besar negara-negara sahabat ikut berjoget dangkung. Mereka juga menarik turis-turis mancanegara untuk ikut berjoget bersama di tengah panggung. Suasana tersebut menciptakan tawa serta tepukan yang sangat gemuruh dari ribuan masyarakat yang ikut menyaksikan acara peresmian tersebut.

Di kesempatan itu pula, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah juga menerima rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas parade mobil hias terpanjang se-Indonesia. Sedangkan Gubernur Kepri, NurdinBasirun menerima rekor MURI atas parade kapal hias terbanyak se-Indonesia.

Gedung Gonggong Museum Kota Tanjungpinang
Gedung Gonggong Museum Kota Tanjungpinang (pic FB/Herianto Rianto)

Sebelumnya lokasi TIC (Turism Information Centre) Museum Gonggong juga telah ditinjau oleh Menteri Pariwisata RI beserta Duta besar negara sahabat, sekaligus dengan menyaksikan pula perjalanan sejarah Melayu di Kepulauan Riau, dan juga pusat-pusat kerajaan Melayu yang ada di kepulauan tersebut.

Di antara masyarakat yang hadir dalam peresmian Museum Gonggong tersebut, dihadiri pula oleh Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang Drs. Riono, M.Si beserta istri Ersa Famella, ketua GOW Juariah Syahrul, ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Hj. Yuniarni Pustoko Weni, SH dan juga seluruh pejabat kabupatan atau kota se-Provinsi Kepulauan Riau serta Anggota Dewan se-Provinsi Kepulauan Riau.

baca juga:

Kini, wajah dan suasana tepi laut Laman Boenda sudah banyak berubah semenjak dibangunnya gedung Gonggong. Selain itu, dengan adanya museum ini juga menambah deretan tempat wisata yang ada di Tanjungpinang dan Bintan. Selain Museum Gonggong, di Tanjungpinang Timur juga sedang dibangun Taman Batu X yang berada di pinggiran Terminal Sei Carang.

Dengan pembangunan tempat wisata tersebut, diharapkan masyarakat ataupun pengunjung harus tetap menjaga dan melestarikan dengan tidak merusak apapun yang sudah disediakan di tempat wisata tersebut. Dengan begitu, keindahan dan keunikannyaakan terus terjaga sampai kapanpun.

Gedung Gonggong Tanjungpinang Banyak Menarik Wisatawan

Museum yang memiliki dua lantai ini selain menjadi icon wisata baru Tanjungpinang juga dapat dijadikan sebagai Tourism Information Centre (ITC). Dengan begitu, para wisatawan yang datang ke kota Tanjungpinang bisa mendapatkan informasi tentang pariwisata di museum tersebut.

Gedung Gonggong Tanjungpinang ini berlokasi di tepi laut yaitu di kawasan Laman Boenda, sehingga akan terlihat langsung oleh para wisatawan yang datang melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang. Dinamakan Gonggong karena bangunan museum ini memiliki bentuk menyerupai siput gonggong, makanan khas kota tanjungpinang yang kaya akan protein.

Bangunan museum ini sepintas mengingatkan semua orang dengan bangunan Keong Mas yang ada di Taman Mini Indonesia Raya, Jakarta. Di mana bangunan museum ini juga dibalut dengan atap yang berwarna emas, dan dengan dinding yang terbuat dari kaca gelap.

Walaupun museum ini memiliki bangunan yang tidak besar, namun terdapat berbagai fasilitas yang ditawarkannya, salah satunya terdapat ruang rapat VIP yang dapat menampung 12 orang. Tak hanya itu pula, Museum Gonggong Tanjungpinang juga sering dijadikan tempat pameran produk lokal dan kuliner.

Di sekitar Museum Gonggong Tanjungpinang ini, yaitu tepatnya di sekitar tepi laut juga telah dipercantik dan dibangun taman baru yang juga dilengkapi dengan arena bermain anak-anak dengan berbagai wahana permainan yang menyenangkan. Dengan begitu, tidak hanya orang tua yang dapat menikmati keindahan suasana museum, namun dapat juga dinikmati oleh anak-anak.

Jika memasuki gedung Gonggong, maka Anda akan mendapati barisan pusat oleh-oleh khas kota Tanjungpinang. Sedangkan di lantai dua, terdapat museum mini yang terdapat televisi yang menyediakan informasi kebudayaan-kebudayaan yang ada di Tanjungpinang.

Sejak Museum Gonggong Tanjungpinang diresmikan, museum ini sudah banyak menarik hati warga Tanjungpinang. Tak hanya itu, para wisatawan yang berkunjung ke kota ini juga tidak kalah tertariknya untuk sekedar mampir ataupun berfoto-foto dengan icon kota yang satu ini.

Untuk menambah fungsi, Kementerian Pariwisata melalui pemerintah provinsi setempat berencana akan menambah ruang pertunjukan seni di dalam gedungnya. Konsep ruang pertunjukan tersebut, rencananya akan mengadopsi gedung pertunjukan yang ada di Sydney, Opera House.

Tak hanya itu, hiasan instalasi lampu yang sangat cantik juga menambah keunikan dari museum ini. Pemprov juga sudah membangun jembatan selfie yang juga akan membuat pengunjung semakin betah bermain di kawasan Laman Boenda.

Profil Kota Tanjungpinang
Gedung Gonggong, Icon Kota Tanjungpinang (pic FB Pemko Tanjungpinang)

Area Museum Gonggong ini dari pagi sampai malam tidak pernah sepi dari pengunjung, baik pengunjung yang berolahraga maupun yang hanya sekedar mampir untuk menikmati keindahan pemandangan di tepi laut. Jika waktu sore datang, tak jauh dari area museum akan banyak para pedagang yang menggelar dagangannya sampai malam hari.

Nah, jika Anda tertarik untuk berkunjung ke Museum Gonggong ini, Anda diharuskan membeli tiket masuknya. Harga tiket masuknya juga disesuaikan dengan hari, karena pada umumnya harga tiket tempat wisata antara hari libur dan hari biasa akan berbeda. Harga tiket masuk Museum Gonggongpada hari-hari biasa adalah Rp 3.000. sementara pada akhir pekan harga tiket masuknya sebesar Rp 5.000.

Setiap lokasi wisata pasti memiliki jam buka dan jam tutup yang berbeda, sama halnya dengan Museum Gonggong. Museum Gonggong Tanjungpinang buka pukul 08:00 dan tutup pada pukul 19:00. jam ini disesuaikan dengan zona waktu setempat yaitu waktu Asia atau Jakarta.

Demikian informasi mengenai icon wisata terbaru Gedung Gonggong sebagai salah satu museum kota tanjungpinang. Semoga dengan informasi tersebut bisa dijadikan referensi untuk Anda menghabiskan waktu libur bersama keluarga. Persiapkan segala sesuatunya dengan baik sehingga liburan Anda akan sangat menyenangkan.

You might like

About the Author: Admin Tanjungpinang.info

Mengulas seluk beluk kota tanjungpinang dari berbagai sumber. Informasi dikumpulkan secara singkat dari tim penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *